Pengetahuan Lelang Rumah, Ternyata Harganya Murah!

Pengetahuan Lelang Rumah, Ternyata Harganya Murah!

Pengetahuan Lelang Rumah – Membeli rumah menjadi impian setiap orang, namun tidak semua orang memiliki dana untuk mewujudkannya. Ada berbagai cara mendapatkan rumah, diantaranya, membeli secara tunai, pembelian dengan KPR maupun kredit, dan pembelian melalui lelang.

Pembahasan kali ini akan mengulas prosedur membeli rumah yang dilelang. Mulai dari pengertian, alasan mengapa rumah lelang ada dan bagaimana mengikuti pelaksanaan lelah sampai menang.

Sebenarnya tidak hanya rumah saja yang menjadi objek lelang, ada properti lain seperti unit apartement, ruko, gedung komersial, dan tanah. Meskipun Anda dapat menawarkan harga murah tetapi peminatnya banyak, sehingga Anda harus bersaing. Mari baca penjelasan berikut ini.

Pengertian Lelang Rumah

Pengertian

Lelang ini biasanya dilakukan oleh pihak bank yang memberikan kredit perumahan. Bank akan menyita rumah pengkredit atau debitur yang tidak dapat melunasi cicilannya berdasarkan waktu jatuh tempo. Sesungguhnya membeli rumah dari sitaan bank ini menjadi alternatif bagi masyarakat menengah ke bawah. Pasalnya bisa memperoleh rumah ideal dengan harga yang lebih murah.

Rumah lelang ini ditawarkan dengan harga murah karena pihak bank sudah memperoleh keuntungan dari bunga. Dimana bunga yang disetorkan ini sekaligus dengan cicilan wajib dibayarkan setiap bulannya. Meskipun harga rumah murah, Anda juga harus memperhatikan tingkat keamanan lingkungan sekitar rumah.

Adapun hal yang wajib diperhatikan ketika membeli rumah lelang seperti bentuk rumah. Anda dapat mengunjungi rumah tersebut untuk melihat kecacatan dan kerusakan rumah. Sebab, pihak Balai Lelang maupun bank tidak bertanggung jawab untuk merenovasi kerusakan tersebut.

Pastikan juga rumah dalam keadaan kosong karena dalam praktiknya banyak rumah lelang masih berpenghuni. Alhasil, meskipun Anda menjadi pembeli sah harus melakukan negosiasi kepada penghuni rumah. Bahkan, tidak jarang penghuni rumah lelang meminta uang pengganti supaya mau mengosongkan rumah.

Mengapa Ada Rumah Lelang?

Mengapa Ada Rumah Lelang?

Fenomena pelelangan rumah ini muncul sebagai akibat dari penyitaan atas objek yang dijaminkan oleh debitur. Selain itu, pemilik resmi rumah ini sudah terjerat kasus hukum dengan bank ataupun negara. Bukan rahasia jika rumah lelang dijual dengan harga dibawah standar pasar alias sangat murah.

Misalnya, rumah rumah tipe 120 yang nominal sesungguh diatas Rp 1 milliar dapat dibeli dengan harga Rp. 700 jutaan. Alasan rumah tersebut ditawarkan murah agar cepat mendapatkan pembeli dan pemiliknya juga tidak berniat mencari keuntungan.

Meskipun harganya murah, Anda tidak dapat menawarkan harga semaunya. Pihak KPKNL maupun pihak bank menentukan batas minimal harga penawaran lelang. Program ini juga mendapat dukungan pemerintah. Jadi, Anda tidak perlu khawatir karena pelaksanaan lelang dilakukan secara legal.

Program Lelang Rumah Bank BTN

Program Lelang Rumah Bank BTN

Banyak bank yang melelang rumah hasil sitaan dari nasabah, salah satunya adalah PT. Bank Tabungan Negara Tbk atau BTN. Anda dapat mengunjungi portal resmi di rumahmurahbtn.com, menyajikan ribuan rumah murah yang disita karena cicilan macet.

Semua rumah yang ada disitus tersebut dilelang dengan penawaran harga murah. Bank BTN berharap agar masyarakat bisa memperoleh hunian impian dengan harga terjangkau. Anda juga akan diarahkan menuju situs Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Jika dinyatakan menang dapat mengunjungi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang menerbitkan risalah lelang guna pelunasan.

Prosedur Lelang Rumah Sitaan Bank

Prosedur Lelang Rumah Sitaan Bank

Cara mendapat rumah secara tunai maupun kredit KPR tentu berbeda dengan rumah lelang dari sitaan bank. Anda dapat mencoba mencari rumah yang tengah dilelang pada situs Direktorat Jenderal Kekayaan Negara atau situs-situs resmi bank. Ikuti langkah-langkah berikut ini supaya dapat memenangkannya.

1. Lakukan Survei

Pertama, Anda wajib melakukan survei atas rumah yang hendak dibeli. Jangan ragu untuk mendatangi rumah tersebut dan mengecek lingkungan sekitarnya. Faktanya banyak rumah lelang sitaan dengan kondisi memprihatinkan. Jadi, Anda tidak akan menyesal karena mendapatkan rumah diluar ekspektasi.

2. Mendaftarkan Diri

Tentunya dalam program lelang, Anda tidak dapat langsung bertemu dengan pemilik rumah maupun bank yang menyita. Solusi praktisnya dengan melakukan lelang online. Registrasi diri pada situs Direktorat Jenderal Kekayaan Negara untuk mengikuti lelang. Cara registrasinya tergolong mudah, Anda wajib mendaftarkan email dan nama lengkap sesuai KTP.

Setelah itu, kode aktivasi akan dikirimkan ke email Anda. Masuk kembali ke situs lelang dan ketikan kode aktivasi. Selanjutnya, masukkan data diri lengkap, KTP, rekening bank, dan NPP. Apabila Anda membeli rumah dari website Bank BTN akan lebih mudah.

Cukup mendaftarkan diri dengan mengisi form pemesanan. Pihak bank akan menindaklanjuti permintaan Anda melalui email. Sementara, jika Anda tertarik mengikuti lelang offline dapat mendatangi Balai Lelang yang sudah resmi ditunjuk oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

3. Pilih Rumah Lelang

Lelang online lebih mudah karena dapat langsung mendapatkan data-data dan informasi tentang rumah. Cukup mengklik foto rumah yang Anda inginkan. Selain itu, akan terpampang kode lelang,dokumen, limit harga, dan kontak orang-orang yang bertanggung jawab atas lelang.

Pengecekan harga harus mendetail, terutama rumah yang terlalu murah biasanya ada saja kekurangan dokumen. Perhatikan waktu lelang dan catat baik-baik sebelum rumah yang Anda pilih diambil orang lain.

4. Menyetor Uang Jaminan

Selanjutnya, melakukan penyetoran uang jaminan melalui transfer ke nomor virtual account yang khusus yang diberikan. Jangan khawatir apabila tidak memenangkan lelang, uang Anda akan ditransfer kembali. Transfer uang jaminan ini ada batas waktunya, paling lambat satu hari sebelum lelang berlangung. Uang jaminan yang ditransfer ini sistemnya kontan, tidak bisa mencicil.

Adapun uang jaminan yang ditransfer ini menjadi tanda bahwa Anda pasti mengikuti lelang. Umumnya nominal uang jaminan tersebut 20-30 persen dari total harga rumah yang dilelang. Setelah mentransfer uang jaminan, Anda akan mendapatkan kode token untuk menawar objek lelang.

5. Ikuti Proses Lelang

Kemudian ikuti proses lelang secara online melalui e-auction maupun langsung mendatangi balai lelang. Anda tidak perlu terkejut melihat penawaran lelang seperti tawar-menawar di pasar tradisional. Penawaran atas objek lelang dilakukan berkali-kali dan Anda harus mengajukan penawaran lebih tinggi dibanding sebelumnya. Setelah waktu lelang berakhir, akan dilakukan rekapitulasi dan hasilnya dikirim melalui email yang Anda daftarkan.

6. Pelunasan

Apabila Anda dinyatakan sebagai pemenang lelang, maka akan menerima email untuk melunasi rumah. Pelunasan rumah tersebut dilakukan maksimal 5 hari kerja usai pelaksanaan lelang berakhir. Anda akan memperoleh nomor virtual account khusus untuk melakukan pelunasan atas rumah.

7. Klaim Rumah Lelang Jika Menang

Pelunasan atas objek lelang pun telah dilakukan, kemudian pihak KPKNL akan mengeluarkan surat edaran berisi berita acara lelang. Anda yang memperoleh surat edaran ini dapat mengunjungi bank yang menyita rumah. Lalu tukarkan surat edaran tersebut dengan dokumen rumah.

Mengikuti lelang memang terdengar menyenangkan, terlebih lagi Anda berpeluang mendapatkan harga murah. Setiap bulan selalu ada rumah yang disita bank, jadi terus pantau situs-situs resmi bank tersebut. Jangan lupa ikuti langkah-langkah diatas supaya dapat memenangkan lelang. Semoga artikel ini bermanfaat!