Pengetahuan DP Rumah Wajib Diketahui!

Pengetahuan DP Rumah Wajib Diketahui!

Pengetahuan DP Rumah Wajib Diketahui! – Siapa sih tidak ingin memiliki impian memiliki rumah sendiri. Setiap tahun harga tanah berikut rumah yang berdiri diatasnya terus mengalami kenaikan. Dampaknya tidak semua orang dapat membeli rumah secara tunai. Solusi tepatnya dengan mengkredit rumah yang diawali pembayaran Down Payment. Anda pun bebas memilih apakah kredit rumah diajukan kepada Bank ataupun langsung ke Developernya. Untuk angsuran bulannya pun dapat dipilih berdasarkan kemampuan finansial Anda.

DP Rumah KPR Meringankan

DP Rumah KPR Meringankan

Kini banyak orang menggunakan metode KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah ketika uangnya belum cukup membeli rumah secara tunai. Sistem ini terbilang meringankan beban finansial dan sangat aman. Bayangkan, Anda dapat tinggal dalam rumah impian hanya dengan membayar sejumlah uang muka sebagai permulaan.

Uang mukanya juga berbeda, berdasarkan tipe rumah, harga dari pengembang, dan pilihan Anda. Apabila dianalisa lebih lanjut, rata-rata harga rumah Rp. 500 juta, untuk memperoleh KPR hendaknya mempersiapkan uang sejumlah Rp. 75 juta yakni DP-nya. Selain biaya DP, Anda akan dikenakan biaya tambahan untuk sertifikat dan pajak rumah.

Tips Mengumpulkan DP Rumah Selama Setahun

Tips Mengumpulkan Uang Selama Setahun

Anggap saja DP yang diperlukan minimal Rp. 75 juta, nominal ini tidaklah sedikit. Terlebih lagi bagi Anda yang bekerja sebagai karyawan biasa. Namun, jangan berputus asa caranya dengan mencoba mengumpulkan uang dalam waktu satu tahun. Ikuti tips menabung berikut ini, dijamin berhasil mengumpulkan uang muka rumah.

1. Rekening Tabungan Khusus

Sebaiknya ketika menabung, pisahkan rekening tabungan untuk belanja harian dengan hanya sebagai penyimpan uang saja. Anda dapat membuka rekening baru dan pilih yang potongan per bulannya kecil. Buatlah komitment bagi diri sendiri agar menyisihkan uang gaji setiap bulan untuk menabung.

Idealnya uang yang disisihkan minimal 20% hingga 30% dari gaji dan disimpan tepat setelah gajian. Jadi, bagi Anda yang memperoleh penghasilan bulanan Rp. 8 juta, minimal menabung Rp. 2,4 juta.

2. Penghasilan Tambahan

Ternyata mengandalkan gaji bulanan saja tidak cukup. Terlebih lagi banyak keperluan mendadak yang tidak dapat dihindari. Maka dari itu cari penghasilan lainnya, tidak perlu mengambil lembur tetapi dengan membuka usaha. Misalnya usaha dagang kecil-kecilan atau menawarkan jasa sesuai keahlian. Selain itu, pekerjaan tersebut jangan sampai memberatkan pekerjaan dikantor.

3. Investasi Jangka Panjang

Selain menabung dan mencari penghasilan tambahan, tidak ada salahnya mencoba berinvestasi jangka panjang. Sehingga mimpi memiliki rumah idaman dapat terwujud. Wujud investasi jangka panjang juga beragam, mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, investasi emas, dan lainnya.

Hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan investasi adalah mempelajarinya terlebih dahulu. Ketahui pula tingkat resiko yang mungkin Anda dapat dari investasi tersebut. Pilihlah investasi yang aman dan mudah dilakukan bagi pemula.

Program DP Rumah Murah

Program DP Rumah Murah

Kini sudah banyak developer menawarkan program kredit rumah dengan DP murah, bahkan ada yang 0%. Tawaran menggiurkan ini dapat diperoleh dari developer maupun bank. Berikut perbedaan program kredit rumah.

Pengajuan Kredit Rumah di Bank

Sesungguhnya mekanisme mengkredit rumah semua instansi hampir sama. Ketika Anda mengajukan kepada Bank biasanya melalui skema KPR bank. Nominal KPR setiap bank juga berbeda, sementara pihak bank memberikan pinjaman sesuai plafon tertentu. Selanjutnya, Anda bisa melunasi uang pembelian rumah kepada developer.

Anda tidak akan dikejar-kejar dengan developer perumahan. Hanya saja memiliki kewajiban untuk membayar cicilan KPR per bulannya. Cicilan KPR juga dilekatkan dengan bungan dalam jangka waktu tertentu. Namun, jangan khawatir karena bunga KPR tidak mengalami kenaikkan alias fixed dan mengambang.

Jangka waktu yang dipilih juga cukup lama yakni 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, hinga 25 tahun. Kredit rumah menggunakan KPR sering dipilih masyarakat karena caranya terbilang mudah. Tetapi persyaratannya ada anggunan sertifikat yang harus ditahan oleh pihak Bank. Kredit rumah KPR tersebut tidak didahului dengan pembayaran DP rumah.

Pengajuan Kredit Rumah Kepada Developer

Adapula cara mudah lainnya untuk perumahan DP rumah murah diajukan kepada developer. Pada pembayaran awal Dpnya terbilang rendah, skema cicilan yang ditawarkan juga lebih bervariasi.

Umumnya pilihan nominal uang yang hendak dibayarkan menjadi DP ini juga bervariasi, yaitu:

  • DP 20%, untuk harga jual Rp. 395 juta setiap unit,
  • DP 30%, untuk harga jual Rp 375 juta setiap unit,
  • DP 40% untuk harga jual Rp350 juta setiap unit.

Selanjutnya, Anda akan mencicil angsuran bulanan dari DP yang dipilih selama tenor yang sudah ditentukan. Adapun keuntungan yang Anda peroleh dari perkreditan kepada developer biasanya mendapatkan potongan. Tersedia program pembayaran cicilan rutin dalam tenor lebih singkat. Sehingga, Anda tidak merasa terbebani untuk jangka waktu lama karena cicilan yang belum selesai.

Contoh skema cicilan rumah langsung ke developer:

  • Harga rumah Rp. 500 juta
  • Cicilan sebesar 20%
  • Tenor 20 kali pembayaran (hitungan bulan)

Gunakan hitungan 20% x Rp. 500 juta : Rp. 100 juta.

Selanjutnya hasil Rp. 100 juta : 20 menghasilkan Rp5 juta.

Jadi, setiap bulannya Anda wajib membayar Rp. 5 juta.

Skema cicilan DP rumah yang disediakan developer ini lebih mempermudah masyarakat. Terutama bagi Anda yang memiliki anggaran terbatas untuk hunian. Selain itu, cara pengajuannya cepat dan tidak ribet.

Ketika hendah mengajukan kredit berupa DP dari pengembang ini, Anda akan melewati prosedur BI Checking. Dari sinilah akan terlihat bagaimana kualitas kredit Anda, apakah jelek atau bagus sampai memenuhi skor kredit. Apabila tidak maka pengajuan kredit Anda kemungkinan besar akan ditolak. Pihak developer akan menilai riwayat pinjaman Anda yang menggambarkan apakah bertanggung jawab untuk melunasi cicilan bulanan nantinya. Cobalah cek sendiri riwayat pinjaman Anda melalui BI Checking.

Program DP 0% Apakah Menguntungkan

Program DP 0% Apakah Menguntungkan

Semua orang tentu akan tergiur jika ditawari program DP rumah 0% alias tanpa uang muka. Kebiasaan dalam masyarakat rata-rata mundur setelah mengetahui DP yang wajib dilunasi besar. Rupanya kebijakan ini sudah diatur dalam peraturan khusus Bank Indonesia (BI). DP 0% hanya berlaku pada pembelian rumah pertama. Sedangkan, pembelian rumah kedua DP yang diajukan pada developer menjadi 5%. Ketentuan ini sudah berlaku sejak tanggal 2 Desember 2019.

DP 0% juga memiliki resiko yakni uang cicilan bulanan lebih tinggi. Jadi, apabila Anda mengambil tenor lama akan merasa terbebani. Simak penjelasan berikut ini:

  • Harga rumah Rp. 260 juta dengan penawaran DP 0%
  • Bunga KPR rumah per tahunnya 9.5%
  • Masa tenor 20 tahun yakni 240 bulan
  • Untuk angsuran setiap bulan mencapai Rp. 2,5 juta.

Sedangkan, memilih DP 30% untuk harga Rp. 260 juta yaitu DP Rp. 78 juta. Setelah dihitung-hitung cicilan bulanannya lebih murah yakni Rp. 1,6 juta.

Apabila memilih DP 0% perhatikan kenaikan suku bunga pada tahun pertama. Sebab, biasanya bunga fixed hanya selama satu tahun awal. Tahun-tahun selanjutnya kemungkinan tingkat bunga akkan semakin tinggi.

Menempati rumah impian dalam waktu singkat bukan hanya mimpi lagi. Cukup bayar sejumlah DP rumah diawal dan cicilan bulanan. Apabila belum terkumpul uang dapat menerapkan tips menabung untuk dana DP hunian terlebih dahulu. Semoga artikel ini bermanfaat.